Mencicipi Empal Gentong dari Cirebon, Jawa Barat

Empal Gentong

Kadangkala dengan adanya makanan, suasana yang tadinya dingin terasa jadi lebih hangat. Makanan seperti cemilan sederhana, walau itu sekedar snack sekalipun, bisa menghangatkan suasana di saat kita bersama dengan teman atau keluarga.

Dengan adanya cemilan di tengah-tengah kita, minum teh terasa lebih nikmat. Apalagi kalau makanan berat yang jelas-jelas tidak hanya akan mengenyangkan tetapi juga membuat kita selalu ingat kehangatan yang diberikannya.

Rasanya agak aneh membicarakan hubungan antara makanan dan suasana, tapi sungguh, makanan atau pun cemilan apapun bentuknya bisa mendekatkan siapa saja, yang belum kenal jadi saling mengenal dan lebih dekat satu sama lain. Pernahkah Anda merasakan momen itu?

Ciri Khas Empal Gentong

Mari beranjak ke salah satu makanan khas daerah Cirebon, Jawa Barat. Makanan yang mantab dinikmati saat masih hangat dan dalam kondisi cuaca hangat ini bernama Empal Gentong. Selain Empal Gentong, ada juga makanan khas lainnya yang bisa jadi teman santai yakni tahu gejrot dan docang.

Pernahkah Anda mencicipinya? bila belum naboxparah.com  sebagai catering di jakarta Masakan khas daerah Cirebon yang dimasak menggunakan kayu bakar, kayu yang dipilih pun khas, yakni kayu dari pohon mangga. Bahan-bahan makanan untuk membuat empal gentong dimasak menggunakan gentong sebutan untuk sebuah wadah, periuk yang terbuat dari tanah liat.

Bahan-bahan utama untuk membuat empal gentong adalah usus, daging babat, dan daging sapi. Empal gentong yang sudah matang biasa disajikan dengan nasi hangat atau lontong, yang di Jawa Tengah dikenal dengan nama ketupat.

Ketupat orang Cirebon ialah beras yang dimasukkan kedalam daun pisang, dibentuk silinder, dan tidak dicampur dengan bahan lainnya. beras tersebut dimasak dalam kedaan direbus, kurang lebih selama empat jam, sampai benar-benar matang.

Empal Gentong

Di Jawa Tengah, proses masak lontong atau ketupat tersebut juga dikenal, selain menggunakan daun pisang, ada juga yang memasaknya di dalam daun kelapa yang dianyam menjadi berbentuk segi empat. Aroma daun, baik itu daun pisang atau pun daun kelapa, malah meningkatkan rasa unik nasi ketika disantap bersama empal gentong atau pun makanan lainnya.

Cita Rasa Empal Gentong

Selain itu, Empal gentong juga biasa disajikan bersama dengan sambal yang terbuat dari cabai kering giling. Empal gentong memiliki cita rasa gurih, bumbu rempahnya menyatu dengan daging sapi, usus, dan babat yang dimasak di dalam periuk. Apalagi karena dimasak di dalam periuk yang terbuat dari tanah, rasa alaminya semakin kuat.

Jika mendengar bagaimana cara memasaknya, Anda mungkin berpikir bahwa hidangan ini merupakan hidangan yang cukup kuno. Akan tetapi, seperti yang Anda ketahui, empal gentong sekarang ini juga dimasak menggunakan cara modern, terutama bagi mereka yang menjadikan empal gentong sebagai salah satu komoditas usaha. Tidak semua pengusaha kuliner akan menggunakan periuk yang sama, mereka juga menggunakan panci.

Walaupun terdengar berasal dari hidangan tradisional, empal gentong tetaplah hidangan yang memiliki cita rasa timeless, tak pernah tersingkir oleh waktu! Teksturnya yang seperti gulai akan membuat Anda selalu ketagihan!

Bila Anda penasaran bagaimana cara membuat empal gentong dan ingin membuat sendiri di rumah, berikut daftar bahan-bahan yang harus Anda persiapkan, masing-masing jumlahnya sesuaikan saja dengan selera Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *