Jalan-jalan sendiri, kenapa tidak?

Terkadang kita menginginkan menyendiri saat tengah alami problem besar dalam kehidupan yang mungkin saja tidak dapat dipahami serta dikerjakan oleh siapa juga. Dalam kondisi seperti gini, berjalan-jalan ke satu obyek wisata yang belum juga banyak dikunjungi orang mungkin saja dapat menentramkan hati serta berikan anda peluang untuk mereset sendiri sebelumnya kembali menjejakkan kaki ke dunia riil.
Atau mungkin saja anda merencanakan mengukuhkan diri jadi solo backpacker karna tidak mau perjalanan anda dibikin ribet oleh rekan seperjalanan yang kurang mandiri serta sangat banyak komplain.
Berpetualang sendirian bukanlah bermakna anda membahayakan serta mempertaruhkan keselamatan sendiri, travelers. Tersebut disini panduan untuk kamu yang merencanakan lakukan perjalanan seseorang diri ke obyek wisata atau jadi pelancong solo kurun waktu dekat.
1. Rencana yang matang
Anda sama juga lakukan misi bunuh diri bila nekat menelusuri satu tempat tanpa ada pengetahuan apa pun mengenai tempat yang juga akan anda menuju. Minimum anda tau kemana mesti pergi saat pertama kalinya memijakkan kaki ditempat maksud, umpamanya ke penginapan atau losmen paling dekat, pusat info turis atau ke money changer bila anda melancong ke luar negeri. Anda juga baiknya membekali diri dengan pengetahuan mengenai tarif taksi atau angkutan umum agar tidak tertipu beberapa orang yang punya maksud kuras uang pelancong. Anda yang punya kebiasaan buat itinerary sebelumnya melancong kemana juga tentu sepakat dengan anjuran kami yang satu ini. Buat gagasan masak akan bisa jadikan dasar berapakah bujet atau dana yang perlu anda sediakan untuk perjalanan solomu.
2. Pakai akal sehat.
Sempat dengar ungkapan ‘alam raya sekolahku’, travelers? Nah, kekuatan penalaran anda serta menganalisa satu problem yang anda tekuni di sekolah atau universitas juga akan begitu bermanfaat saat anda ditempatkan dengan beragam kondisi didunia riil yang memerlukan pengambilan ketentuan pas serta masak. Umpamanya begini, ada sebagian orang yang menyarankan supaya solo backpacker hindari melancong seseorang diri pada malam hari. Tapi bagaimana bila anda menginginkan menghadiri satu pentas musik atau festival budaya yang diselenggarakan pada malam hari? Agar aman mending anda sewa sepeda atau sepeda motor untuk alat transportasi anda pulang-pergi.
Upayakan tampak sebiasa mungkin saja serta janganlah pakai baju, accessories atau tas yang sangat menarik perhatian (umpamanya baju yang sangat seksi jika anda wanita, atau tas serta camera bermerek). Amatilah seputar anda dalam perjalanan pulang, serta tampakkan bhs badan yang tegas supaya orang menduga anda bukanlah pendatang/turis. Untuk berjaga-jaga, janganlah masukan uang anda di dompet, travelers. Sisipkan uang anda di sebagian tempat yg tidak umum seperti dalam kaos kaki, atau saku dibagian dalam bajumu.
3. Tetaplah tenang.
Tersesat, tas ketinggalan, kecopetan atau ketinggal bus/kereta, beberapa peristiwa seperti ini pastinya akan anda alami di dalam perjalanan walau anda sudah lakukan persiapan sebaik-baiknya. Bila anda setiap saat alami nasib nahas begini, pertama-tama tarik nafas panjang serta janganlah terlihat cemas. Ingat, anda ada di satu tempat asing serta orang yang punya niat jahat juga akan gampang lakukan aksinya bila anda memberi mereka peluang. Saat mengerti tasmu hilang, umpamanya, cobalah mencari tempat yang tenang untuk duduk serta berisitrahat sesaat memulihkan diri dari shock dan pikirkan langkah setelah itu. Sesudah akal sehatmu kembali, selekasnya mencari pertolongan dengan menghubungi petugas keamanan atau warga setempat.
4. Cincin kawin palsu.
Panduan yang satu ini diperuntukkan spesial buat beberapa solo backpacker wanita atau lelaki supaya tidak gampang digoda lawan type saat melancong seseorang diri. Jika si penggoda tetaplah nekat merayu anda serta anda berprasangka buruk ia akan punya maksud jelek (mencopet, merampok, dan lain-lain.), katakan saja jika anda tengah dinanti pacar anda di satu tempat yang tidak jauh dari tempatmu waktu itu. Janganlah minum bir sangat banyak, terlebih hingga mabuk serta terkapar di jalan. Jika butuh, janganlah minum suatu hal yang memiliki kandungan alkohol sekalipun.
5. Melarikan diri
Ada yang katakan membawa pisau lipat, semprotan merica atau alat kejut dalam perjalanan begitu perlu, karna benda-benda ini dapat jadikan senjata rahasia saat anda tengah ada dalam ancaman atau terserang orang yang punya niat jahat. Tapi bagaimana bila pihak keamanan bandara jadi merazia benda-benda itu karna dipandang bisa membahayakan keselamatan orang yang lain? Bila anda terasa seorang ikuti anda, janganlah tampakkan keraguan dengan melihat ke belakang untuk meyakinkan apakah anda betul-betul dibarengi atau tidak. Teruslah jalan, lantas cari tempat dengan situasi ramai serta tetaplah di sana hingga sebagian waktu hingga orang yang ikuti anda barusan betul-betul pergi.
Lantas bagaimana langkahnya meyakinkan anda tengah dibarengi orang atau tidak? Mudah, manfaatkanlah kaca spion, travelers. Bukanlah bermakna anda mesti melancong sembari membawa kaca spion motor lho. Bawalah senantiasa cermin kecil (dapat pula kaca di bedak compact anda) serta anda dapat mengecek situasi di belakangmu dengan berpura-pura bercermin. Atau bila tak ada cermin anda dapat pakai kaca etalase toko untuk meyakinkan adakah seorang yang mencurigakan tengah memerhatikan anda atau tidak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *