Jenis dan Bagian-bagian Autoclave

Jenis dan Bagian-bagian Autoclave

Autoclave merupakan salah satu alat sterilisasi alat kesehatan yang bayak digunakan di rumah sakit. Autoclave ini terdiri dari beberapa bagian dan tiap tipe atau jenis pun bagiannya berbeda. Beberapa tipe autoclave diantaranya adalah :

Gravity Displacement Autoclave
Jenis yang satu ini merupakan jenis autoclave yang umum digunakan, suhu yang dicapai adalah antara 121 sampai 134 derajat celcius dengan waktu yang dibutuhkan antara 10 sampai 30 menit untuk proses sterilisasinya.

Prevacuum atau High Vacuum Autoclave
Terdapat pompa pada autoclave jenis ini yang berguna untuk mengevakuasi udara yang ada didalam autoclave. Proses pengeluaran udara ini bertujuan untuk membuat keadaan vakum berjalan selama 8 sampai 10 menit. Suhu kerja pada autoclave ini cukup tinggi yaitu 132 sampai 135 hanya dalam waktu 3 sampai 4 menit.

Steam-Flush Pressure-Pulse Autoclave
Cara kerja jenis autoclave satu ini adalah dengan memanfaatkan tekanan keatas diatas tekanan atmosfir secara berulang. Untuk masalah waktu yang dibutuhkan adalah berdasarkan jenis benda yang akan disterilkan.

Ketika alat autoclave banyak tersedia di pasaran, terutama di toko-toko alat kesehatan. Mereka biasanya jual autoclave lengkap dari berbagai tipe dan merk.

Setelah tahu jenis-jenisnya, sekarang saya akan memberitahu beberapa bagian dari alat autoclave ini :

  1. Tombol pengatur waktu (timer) : Berfungsi untuk mengatur berapa lama waktu yang diperlukan untuk proses sterilisasi sesuai kebutuhan.
  2. Katup uap : Merupakan tempat keluarnya uap.
  3. Pengukur tekanan : Bagian yang akan menunjukan berapa tekanan uap yang ada di dalam autoclave.
  4. Katup pengamanan : Adalah bagian untuk mengunci tutup autoclave agar tidak lepas selama proses sterilisasi berjalan.
  5. Tombol on/off : berfungsi untuk menghidupkan dan mematikan autoclave.
  6. Termometer : Berfungsi untuk mengetahui apakah suhu yang diperoleh sudah sesuai yang diharapkan atau belum.
  7. Lempeng sumber panas : berfungsi untuk mengubah energy listrik yang masuk menjadi energi panas.
  8. Skrup pengamanan : Berfungsi untuk menjaga besar tekanan uap di dalam autoclave.
  9. Angsa : sebagai batas penambahan air yang di anjurkan.

Demikian tadi adalah beberapa jenis autoclave dan bagian-bagiannya yang bisa saya jelaskan pada artikel kali ini, semoga bisa menjadi sebuah informasi yang bermanfaat untuk anda semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *